spoon

Recent Recipes

ini tentang gagal jantung ^^

Comments (0) | Senin, 22 Februari 2010

 Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang paling penting untuk di obati oleh seorang dokter. Hal tersebut dapat terjadi bila semua kondisi jantung mengalami penurunan kemampuan untuk memompa darah. Biasanya di sebabkan oleh penurunan kontraktilitas miokardium akibat kurangnya aliran darah koroner. Selain itu bisa juga di sebabkan oleh rusaknya katup jantung, tekanan xternal di sekitar jantung, defisiensi vitamin B, penyakit otot jantung primer, atau kelainan lain yang dapat menyebabkan pemompaan jantung kurang efektif.

Efek Akut Gagal Jantung Derajat Sedang


bila jantung mendadak rusak berat, seperti pada infark miokard, kemampuan jantung akan segera menurun. Dari kejadian itu dapat timbul dua efek :

  1. penurunan curah jantung
  2. pembendungan darah di vena, mengakibatkan kenaikan tekanan vena 
curah jantung yang rendah masih cukup untuk mempertahankan hidup +/- beberapa jam, namun biasanya di sertai dengan pingsan. untungnya stadium akut ini hanya berlangsung beberapa saat, karena saraf simpatis akan refleks bekerja. Saraf simpatis akan mengompensasi sangat luas pada jantung yang mengalami kerusakan.

Kompensasi untuk Gagal Jantung Akut oleh Refleks Saraf Simpatis 

Refleks yang paling sering terjadi bila curah jantung menurun adalah refleks baroreseptor. Refleks Baroreseptor ini di aktifkan dengan penurunan tekanan oleh arteri. Selain itu ada refleks kemoreseptor, respons iskemik pada sistem saraf pusat, bahkan bisa juga refleks dari jaringan yang rusak itu sendiri yang mengaktifkan sistem saraf simpatis. Tetapi refleks apapun yang terjadi, saraf simpatis menjadi terangsang dengan sangat kuat dalam waktu beberapa detik, dan pada saat yang berlawanan terjadi penghambatan sinyal saraf parasimpatis menuju jantung. Perangsangan saraf simpatis yang sangat kuat akan menimbulkan pengaruh yang besar baik buat jantungnya sendiri maupun pada vaskularisasi perifernya.

>>to be continue<<
sumber : Guyton and Hall. 2008. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 11. Jakarta : EGC. Halaman 271-281.


Read More......

Comments (0) | Minggu, 21 Februari 2010

wow !!

lagi gila-gila an jadi blogger ni hari ini :)
last day bisa leha-leha soalnya..
hahahaha

coz besok nggak bisa lagi mungkin kayak begini :P

jadwal hari senin,
jam 8 pagi ada kuliah pengantar blok baru
jam 9 ada mini lecture tentang tumbuh kembang orokraniofasial

beuhh !! sarap.. baru masuk sudah di suruh mikir berat2
ya ampunn :(

tapi harus tetep smangat yah !

sekedarmau pamer ni..

slain kunjungi blog ini, kunjungi juga blogku di wordpress :)

enjoy,, jangan lupa comment yia :)


Read More......

paper quilling ^^

Comments (0) |



pernah denger tentang paper quilling ?
atau belum pernah denger sama sekali ?
ini nih saat nya kamu tau lebih banyak tentang paper quilling :)

yang aku tau, paper quilling itu seni menggulung kertas..bisa gunain kertas apa aja..
tapi sebenarnya ada sich kertas khusus buat paper quilling :)
namun karna lumayan mahal dan di malang nggak banyak tempat supply nya, jadi pake kertas seadanya aja..
misalnya pake kertas HVS atau pun kertas karton..
hehehe..
asal ada niat, apa aja bisa jadikan :)
selain itu ada juga yang di perlukan untuk buat paper quilling,,
kayak cutting mat alias alat motong..
tapi terakhir aku liat di mitra 2 malang, harganya gila2an.. nyampe tuh 50ribu lebih buat yang kecil dan 90an ribu lebih buat yang besar..
wew ! mahal banget !
hehehehe

selain itu ada juga alat buat gulungnya..
cuma karna masi pemula aku cuma pake tusuk gigi yang aku potong tengah2nya supaya kertasnya bisa aku selipin..
agak susah dan cukup buat tangan pegel sich..
tapi kalo udah bisa, menikmati skali pasti..

akhir-akhir ini karna sering libur, jadi aku sering ngelakuin ini :)
nyoba2 buat kayak gini,walo nggak begitu bagus seperti gambar di bawah ini, tapi lumayan lah mengisi waktu kosong :)
dari pada bengong dan ngelakuin yang nggak jelas..








nanti degh kalo udagh ada hasilnya aku upload ke sini :)
skarang sich lagi cari-cari tempat buat kursus paper quilling di malang..
kalo ada yang tau, kasi tau yaa.. kabarin aku.. hehehehe ^^


Read More......

it's all bout surat kecil untuk tuhan

Comments (2) |

pernah baca novel yang judulnya 'surat kecil untuk tuhan' ?



ada CD gratisnya tuh, kren lho lagunya..
cocok buat peneman baca novelnya atau seedar buat di dengerin..
aku dapet nih buku karna surprise dari temen2ku yang mencoba mengorek info barang yang lagi pengen aku beli ^^
alhasil buku idaman yang belum sempat aku beli, jadi persembahan mereka buat aku..
thanks to gita, ninda, yeny, evi, leli, dan adel :)


buat yang mau dengerin lagunya : 


1. shandy - start thinking of you
2. shandy - hope
3. shandy - a rose to tell my feeling
4. shandy - never meet someone like you
5. shandy - dearest person
6. shandy - you're the answer
7. shandy feat michael and christie - kau yang 
    terindah
8. shandy - kau yang terindah
9. shandy feat michael - mengharap 


buat ceritanya, ini sinopsisnya :)


Seorang gadis remaja bernama Gita Sesa Wanda Cantika atau sering di panggil Keke di vonis mengidap kanker ganas, Rabdomiosarkoma oleh teman ayahnya yang bernama Prof. Lukman. Awalnya sang ayah menutupi perihal penyakit tersebut dari Keke, namun semua berbeda ketika ia bertemu dengan seorang Ibu bersama anaknya pada saat ke kantin. Ibu tersebut bilang bahwa ada saudaranya yang memiliki benjolan seperti Keke namun di kaki. Begitu kagetnya Keke mendengar kata-kata ibu tersebut. Sampai pada akhirnya ia meminta kejujuran sang ayah yang pada akhirnya sang ayah menceritakan bahwa ia terkena tumor (masih aja si ayah menyembunyikan perihal kanker yang di idap oleh Keke). begitu mengetahui itu, Keke mencari informasi mengenai tumor dari internet, buku. dan banyak sumber lainnya. Waktu demi waktu berjalan, benjolan di mata Keke pun smakin membesar, yang awalnya hanya sebesar bola tenis kini sudah sebesar kepalan tangan. Kaca mata yang ia pakai pun sampai harus di ganti dengan yang baru karna sudah tidak cukup.  Mencari pengobatan alternatif pun selalu di upayakan sang ayah di karenakan sang ayah tidak mau Keke di operasi seperti saran sang dokter dengan pertimbangan yang sangat kuat. Namun ketika ia dan ayahnya menemui seorang ahli yang kata orang bisa mengobati kanker, di situlah ia mengetahui yang sebenernya tentang kanker yang di idap. Tidak berhenti di situ, sang ayah terus mencari pengobatan alternatif, mulai dari lewat obat herbal sampai pada obat medis dari dokter. Sampai pada suatu ketika sang ayah memutuskan untuk mengambil jalan kemotrapi buat keke atas usulan Prof. Mukhlis, dokter anjuran dokter sebelumnya yang menjadi dokter spesialis THT. Berkali-kali  menjalani kemotrapi sampai pada akhir kemotrapi trakhir selesai, ia di nyatakan sembuh dari kanker. Dunia serasa lebih berwarna dengan di nyatakannya sembuh oleh sang dokter. Semua terjadi dan berlalu sebagaimana adanya. Berkat semangat dari orang yang Keke sayangi, Andi, ia pun bisa melalui semuanya. Namun waktu seakan berhenti kembali ketika ia mulai mimisan dan matanya kembalinya berair seperti gejala dulu. Keke mencoba menyembunyikan dari ayahnya karena takut nggak di bolehin sekolah oleh Ayahnya seperti dulu lagi. Namun ayahnya menemukan saputangan yang berisi darah. Dengan kejadian tersebut pun ayahnya semakin memperketat penjagaan dengan menyuruh Pak Yus untuk selalu menemani Keke. Setelah berobat kembali ke Prof. Mukhlis, sang dokter pun kaget ketika mendapatkan hati rontgen yang mendapati bahwa sel kanker tersebut tumbuh kembali. Keke pun akhirnya harus menjalani kemotrapi untuk kedua kalinya setelah lama ia di nyatakan sembuh. Namun kali ini ia tidak seberuntung dulu, karna ternyata badan Keke sering memberikan penolakan terhadap masuknya obat dosis keras ke tubuhnya, mulai dari pendarahan sampai koma ia terima. Ayahnya pun mencari jalan lain dengan membawanya ke Rumah Sakit di Singapur daerah orchard. Namun nyatanya hasilnya sama saja. Sang dokter memberikan saran untuk di adakan operasi untuk mengangkat akar kanker di daerah wajah Keke. Akhirnya Keke pun di bawa pulang kembali ke tanah air dan ia kembali bersekolah dengan keadaan yang semakin memburuk. UAN terlewati dengan sukses karena Keke mendapatkan peringkat ketiga terbaik dari hasil ujian tapi tidak sesukses ia bisa melewati penyakit kankernya untuk kedua kalinya. Menunggu waktu, tepat tanggal 25 Desember 2006, Keke menghembuskan nafas terakhir dengan diikuti kejadian misterius, munculnya wangi melati dalam waktu lima menit yang mengikuti kepergian Keke. ***


untuk lebih lengkapnya, baca aja novel surat kecil untuk tuhan dengan tebal 266 halaman terbitan inandra published karangan agnes davonar. Dijamin jadi motivasi dan mengharukan. Karna ini kisah nyata. Keren banget degh pokoknya nih buku.. Inspiratif ^^


Read More......

atresia bilier yang di idap oleh Bilqies ^^

Comments (0) | Sabtu, 20 Februari 2010

pernah denger kan tentang atresia bilier ?? mungkin dalam beberapa waktu ini marak di bicarakan di tipi-tipi.. pasalnya seorang balita yang berumur genap 2 tahun pada bulan Agustus nanti,Bilqis Anindya Passa, mengidap penyakit ini. 
kalau ingin tahu lebih dalam tentang penyakit ini, simak penjelasannya di bawah ini ^^


atresia bilier 


atresia bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal. 

'untuk yang belum begitu paham tentang fungsi empedu, fungsi empedu sebenarnya membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus.'

namun yang terjadi pada penderita atresia bilier adalah adanya penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati*, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal.

sirosis hati adalah penyakit hati menahun yang mengenai seluruh organ hati, basanya ditandai dengan pembentukan jaringan ikat disertai nodul. Keadaan tersebut terjadi karena infeksi akut dengan virus hepatitis dimana terjadi peradangan sel hati yang luas dan menyebabkan banyak kematian sel. Kondisi ini menyebabkan terbentuknya banyak jaringan ikat dan regenerasi noduler dengan berbagai ukuran yang dibentuk oleh sel parenkim hati yang masih sehat. Akibatnya menyebabkan bentuk hati yang normal akan berubah disertai terjadinya penekanan pada pembuluh darah dan terganggunya aliran darah vena porta yang akhirnya menyebabkan hipertensi portal. Pada sirosis dini biasanya hati membesar, teraba kenyal, tepi tumpul, dan terasa nyeri bila ditekan.



Penyebab sirosis hati beragam. Selain disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B ataupun C, juga dapat diakibatkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, berbagai macam penyakit metabolik, adanya gangguan imunologis , dan sebagainya. Di Indonesia, sirosis hati lebih sering dijumpai pada laki-laki daripada perempuan.
Keluhan yang timbul umumnya tergantung apakah sirosisnya masih dini atau sudah fase dekompensasi. Selain itu apakah timbul kegagalan fungsi hati akibat proses hepatitis kronik aktif atau telah terjadi hipertensi portal. Bila masih dalam fase kompensasi sempurna maka sirosis kadangkala ditemukan pada waktu orang melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh (general check-up) karena memang tidak ada keluhan sama sekali. Namun, bisa juga timbul keluhan yang tidak khas seperti merasa badan tidak sehat, kurang semangat untuk bekerja, rasa kembung, mual, mencret kadang sembelit, tidak selera makan, berat badan menurun, otot-otot melemah, dan rasa cepat lelah. Banyak atau sedikitnya keluhan yang timbul tergantung dari luasnya kerusakan parenkim hati. Bila timbul ikterus maka berhenti sedang  terjadi kerusakan sel hati. Namun, jika sudah masuk ke dalam fase dekompensasi maka gejala yang timbul bertambah dengan gejala dari kegagalan fungsi hati dan adanya hipertensi portal.
Kegagalan fungsi hati menimbulkan keluhan seperti rasa lemah, turunya barat badan, kembung, dan mual. Kulit tubuh di bagian  atas, muka, dan lengan atas akan bisa timbul bercak mirip laba-laba (*spider nevi). Telapak tangan bewarna merah (eritema palmaris), perut membuncit akibat penimbunan cairan secara abnormal di rongga perut (asites), rambut ketiak dan kemaluan yang jarang atau berkurang, buah zakar mengecil (atrofi testis), dan pembesaran payudara pada laki-laki. Bisa pula timbulhipoalbuminemia, pembengkakan pada tungkai bawah sekitar tulang (edema pretibial), dan gangguan pembekuan darah yang bermanifestasi sebagai peradangan gusi, mimisan, atau gangguan siklus haid. Kegagalan hati pada sirosis hati fase lanjut dapat menyebabkan gangguan kesadaran akibatencephalopathy hepatic atau koma hepatik.
Tekanan portal yang normal antara 5-10 mmHg. Pada hipertensi portal terjadi kenaikan tekanan dalam sistem portal yang lebih dari 15 mmHg dan bersifat menetap. Keadaan ini akan menyebabkan limpa membesar(splenomegali), pelebaran pembuluh darah kulit pada dinding perut disekitar pusar (caput medusae), pada dinding perut yang menandakan sudah terbentuknya sistem kolateral, wasir (hemoroid), dan penekanan pembuluh darah vena esofagus atau cardia (varices esofagus) yang dapat menimbulkan muntah darah (hematemesis), atau berak darah (melena). Kalau pendarahan yang keluar sangat banyak maka penderita bisa timbul syok (renjatan). Bila penyakit akan timbul asites, encephalopathy, dan perubahan ke arah kanker hati primer (hepatoma).
Diagnosa yang pasti ditegaskan secara mikroskopis dengan melakukan biopsi hati. Dengan pemeriksaan histipatologi dari sediaan jaringan hati dapat ditentukan keparahan dan kronisitas dari peradangan hatinya, mengetahui penyebab dari penyakit hati kronis, dan mendiagnosis apakah penyakitnya suatu keganasan ataukah hanya penyakit sistemik yang disertai pembesaran hati.
Pemeriksaan laboraturium pada sirosis hati meliputi hal-hal berikut :
1. Kadar Hb yang rendah (anemia), jumlah sel darah putih menurun 
    (leukopenia), dan trombositopenia.
2. Kenaikan SGOT, SGPT dan gamma GT akibat kebocoran dari sel-sel yang 
    rusak. Namun, tidak meningkat pada sirosis inaktif.
3. Kadar albumin rendah. Terjadi bila kemampuan sel hati menurun.
4. Kadar kolinesterase (CHE) yang menurun kalau terjadi kerusakan sel hati.
5. Masa protrombin yang memanjang menandakan penurunan fungsi hati.
6. Pada sirosis fase lanjut, glukosa darah yang tinggi menandakan 
    ketidakmampuan sel hati membentuk glikogen.
7. Pemeriksaan marker serologi petanda virus untuk menentukan penyebab 
    sirosis hati seperti HBsAg, HBeAg, HBV-DNA, HCV-RNA, dan sebagainya.
8. Pemeriksaan alfa feto protein (AFP). Bila ininya terus meninggi atau 
    >500-1.000 berarti telah terjadi transformasi ke arah keganasan yaitu 
    terjadinya kanker hati primer (hepatoma).
untuk pemeriksaan penunjang lainnya yang dapat dilakukan antara lain :
a. ultrasonografi (USG)
b. pemeriksaan radiologi dengan menelan bubur barium untuk melihat 
    varises esofagus & gt; pemeriksaan esofagoskopi untuk melihat besar dan 
    panjang varises serta sumber pendarahan
c. pemeriksaan sidikan hati dengan penyuntikan zat kontras
d. CT scan
e. angografi
f.  endoscopic retrograde chlangiopancreatography (ERCP).
untuk pengobatan sirosis hati, itu tergantung dari derajat kegagalan hati dan hipertensi portal. Bila hati masih dapat mengkompensasi kerusakan yang terjadi maka penderita dianjurkan untuk mengontrol penyakitnya secara teratur, istirahat yang cukup, dan melakukan diet sehari-hari yang tinggi kalori dan protein disertai lemak secukupnya. Namun bila timbul komplikasi maka hal-hal berikut harus diperhatikan :
1. Pada ensefaopati pemasukan protein harus dikurangi. Lakukan koreksi 
    faktor pencetus seperti pemberian kalium pada hipokalemia, pemberian 
    antibiotik pada infeksi, dan lain-lain
2. Apabila timbul asites lanjut maka penderita perlu istirahat di tempat tidur. 
    Konsumsi garam perlu dikurangi hingga kira-kira 0.5 g per hari dengan     
    botol cairan yang masuk 1.5 1 per hari. Penderita diberi obat diureti distal 
    yaitu Spronolakton 4×25 g per hari, yang dapat dinaikkan sampai dosis 
    total 800 mg perhari. Bila perlu, penderita diberikan obat diuretik loop 
    yaitu Furosemid dan dilakukan koreksi kadar albumin di dalam darah
3. Pada pendarahan varises esofagus penderita memerlukan perawatan di 
    rumah sakit
4. Apabila timbul sindroma hepatorenal yaitu terjadinya gagal ginjal akut 
    yang berjalan progresif pada penderita penyakit hati kronis dan umumnya 
    disertai sirosis hati dengan asites maka perlu perawatan segera di rumah 
    sakit. Keadaan ini ditandai dengan kadar urea yang tinggi di dalam darah 
    (azotemia) dan air kencing yang keluar sangat sedikit (oliguria).
jadi bisa di bilang, sirosis hati itu biasanya terjadi pada orang dewasa sedangkan atresia bilier bisa di deteksi sejak masih bayi. untuk lebih jelasnya, balik lagi yuk kita bahas soal atresia bilier. itu tadi sekedar intermezo karna adanya keadaan yang hampir sama dengan pokok bahasan kita tadi.
sebenarnya penyebab atresia bilier adalah adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini masih belum diketahui. sekedar informasi, penyakit ini bisa di bilang sangat langka terjadi, sebagai gambaran Atresia bilier bisa ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran.
untuk mengantisipasi, atresia bilier dapat dilihat dengan gejala yang biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa:
- air kemih bayi berwarna gelap
- tinja berwarna pucat
- kulit berwarna kuning
- berat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambat
- hati membesar.
dan pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut:
- gangguan pertumbuhan
- gatal-gatal
- rewel
- tekanan darah tinggi pada 
vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati). 
penyakit ini dapat di diagnosis dengan ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
untuk pemeriksaan berdasarkan gejala, di lakukan pada daerah perut, biasanya di temukan hati yang  terasa membesar. sedangkan untuk pemeriksaan fisik biasa dilakukan menggunakan :



  •  Pemeriksaan darah (terdapat peningkatan kadar bilirubin)



  •  USG perut



  •  Rontgen perut (tampak hati membesar)



  •  Kolangiogram



  •  Biopsi hati



  •  Laparotomi (biasanya dilakukan sebelum bayi berumur 2 bulan). 




  • Apabila sudah di dapatkan kesimpulan seseorang mengidap atresia bilier maka prosedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita.  Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebut prosedur Kasai.  Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu.  Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati. 




    Read More......

    Comments (0) |


    Read More......

    Comments (0) |


    Read More......

    Comments (1) |

    wehhh... umur suddah berubah.. waktunya kedewasaan dan semua juga ikut berubah :)
    semoga di umur 19 tahun ini, aku bisa tambah dewasa.. menjadi inspirasi dan motivasi buat orang lain..
    jujur, tahun kemarin adalah tahun yang berat..
    cobaan di mana-mana..
    tapi yang pasti masi selalu berharap dan optimis ^^


    Read More......

    Comments (0) | Rabu, 06 Januari 2010

    wewh !!
    udagh taun baru,,,
    asikk..
    harapan baru..
    semangat baru..

    dont give up !!

    taun baru, masalah baru..
    hidup semakin berat !!
    memilih apa yang harus dipilih
    memilih antara banyak pilihan
    tapi aku tetapkan hati untuk memilih satu yang pasti dan menunggu saat itu tiba
    semoga semua yang aku tunggu nggak sia-sia


    Read More......

    Comments (0) | Rabu, 02 Desember 2009

    aku suka kata-katamu yang menyejukkan hati
    aku suka ucapanmu yang menentramkan hati
    aku suka semua yang ada padamu

    walau hubungan ini jauh, aku tetep slalu menunggumu !!
    aku tetep slalu bersamamu !!
    miss u beb !!

    semoga hari itu akan cepat datang dan kita bisa bersama 
    selamanya dan takkan terpisah lagi seperti ini !!

    ***


    Read More......

    Comments (2) | Minggu, 22 November 2009

    omigot !!!
    minggu ini di mulai hari senin :(
    kenapa nggak tiap hari berasa hari minggu ja ya??


    huft !!
    sumpek..
    tapi harus tetep semangat !!


    semangat ahh!!
    semangat !!
    ada DK di depan mata :)
    ada banyak tugas dan harapan yang menunggu di depan mata..
    semangat !!


    keep spirit !! :)


    Read More......

    Comments (0) |


    Read More......

    Comments (0) |



    Senandung Pertemanan


    Read More......

    Comments (0) | Kamis, 19 November 2009

    iiii...waww !! 
    ternyata untuk menyelami suatu hal  itu teramad susah ya..
    tapi kalau udah sekali nyemplung dan menikmatinya..
    wiiii..di jamin akan ketagihan :P

    sama halnya dengan yang terjadi pada ku..
    di awal aku berada di dunia ini, rasanya teramat sulit..
    membiasakan diri dengan hal yang nggak ada habisnya..
    membiasakan diri dengan semua yang nggak biasa aku lakukan
    sungguh berat !!
    namun semua berubah saat aku mulai meng-ikhlas-kan apa yang aku jalani sekarang..
    aku berpedoman pada semua yang mereka (baca : orang tua ) udah perjuangin buat aku :)
    itu yang menjadi tenaga terbesarku untuk bertahan !!!

    mereka sudah memberikan aku kebebasan untuk menjadi diriku..
    mengikuti alur hidup yang aku pilih sendiri
    jadi dengan segala tenaga, aku pasti akan mengupayakan yang terbaik buat mereka
    memberikan persembahan yang nggak akan mereka lupakan

    bukannya aku alay atau lebay..
    tapi di mataku, menjadi seorang tenaga kesehatan itu nggak mudah..
    memegang tanggung jawab besar di dada..
    menjadi perantara Tuhan untuk mati dan hidup seseorang  
    gimana nggak ??
    kalau seandainya aku sebagai tenaga kesehatan, trus aku asal-asalan mengobati pasien ku..
    apa mereka nggak akan mati di tangan ku??
    ya tuhan !!
    jangan sampai deh..

    selain itu sebelum aku menjadi dokter, aku pasti harus mengembang ilmu di kampus ku..
    dan itu bukan hal yang enak buat ku (pada awalnya)
    pasalnya aku bukan seorang manusia yang bisa di kekang dan di patok waktu belajarnya
    aku juga bukan seorang yang terbiasa dengan jadwal padat yang tak terkendali..
    wihhh !! di awal itu memang berat rasanya..
    tapi aku percaya bahwa "suatu saat yang aku lakukan ini akan bermanfaat buat orang lain dan aku akan menyelami dunia ini jika aku ikhlas menjalankannya  

    *** 

     


    Read More......

    Comments (0) |

      jaman sekarang udah mulai banyak penyakit yang bermunculan..

    dan semua penyakit itu wajib di waspadai !!!!

    salah satunya adalah......

    DIABETES MELITUS (KENCING MANIS)




    PENGERTIAN
    Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang ditandai oleh hiperglikemia yang ditandai oleh defek pada :

    1. kerja insulin ( resistensi insulin ) di hati (peningkatan produksi glukosa hepatik ) dan jaringan perifer (otot dan lemak).
    2. sekresi insulin oleh sel beta pankreas
    3. atau keduanya

     
    klasifikasi diabetes melitus (DM)
    1. DM tipe 1 ( destruksi sel ß, umumnya di ikuti defesiensi insulin absolut ):
    • Immune-mediated
    • Idiopatik
    2. DM tipe 2 ( bervariasi mulai dari predominan resistensi insulin dengan defesiensi insulin relatif sampai predominan defek sekrotik dengan resistensi insulin )
    III Tipe spesifik lain :
    • Defek genetik pada fungsi sel ß
    • Defek genetik pad akerja insulin
    • Penyakit eksokrin pankreas
    • Endokrinopati
    • Diinduksi obat atau zat kimia
    • Infeksi
    • Bentuk tidak lajim dari immune mediated DM
    • Sindrom genetik lain, yang kadang berkaitan dengan Dm
    IV DM gestosional

    DIAGNOSIS
    Terdiri dari :
    • Diagnosis DM
    • Diagnosis komplikasi DM
    • Diagnosis penyakit penyerta
    • Pemantauan pengendalian DM

    Anamnesis
    • Keluhan khas DM : poliuria, polidipsia, polifagia, penurunan berat badan yang tidak dapat dilelaskan penyebabnya
    • Keluhan tidak khas Dm : lemah, keemutan, gatal, mata kabur, disfungsi ereksi pada pria, pruritus vulvae pada wanita

    Faktor risiko DM tipe 2 :
    • Usia >45 tahun
    • Berat badan lebih: > 110% berat badan idaman atau indeks massa tubuh (IMT) > 23 kg/m²
    • Hipertensi ( TD > 140/90 mmHg)
    • Riwayat Dm dalam garis keturunan
    • Riwayat abortus berulang, melahirkan bayi cacat, atau BB lahir bayi> 4.000 gram
    • Riwayat Dm gestasinal
    • Riwayat toleransi gula terganggu (TGT) atau glukosa darah glokosa terganggu (GDPT)
    • Penderita penyalit jantung koroner, tuberkolosis, hipertiroidisme
    • Kolesterol HDL ,< 35 mg/dL dan atau trigliserida >. 250 mg/dL

    Pemerikasaan fisik lengkap,termasuk:
    • Tinggi badan, berat badan, tekanan darah, lingkar pinggang
    • Tanda neuropati
    • Mata ( visus, lensa mata dan retina )
    • Gigi mulut
    • Keadaan kaki ( termasuk rabaan nadi kaki ), kulit dan kuku

    Kriteria diagnostik DM dan gangguan toleransi glukosa
    1. kadar glukosa darah sewaktu ( plasma vena )> 200 mg/dL, atau
    2. kadar glukosa darah puasa ( plasma vena ) > 126 mg/dL, atau
    3. kadar glukosa plasma . 200 mg/dL pada 2 jam setelah beban glukosa 75 gram pada TTGO

    DIAGNOSIS BANDING
    Hiperglikemia reaktif, toleransi glukosa terganggu (TGT ), glukosa darah puasaterganggu TTGO

    PEMERIKSAAN DARAH PENUNJANG
    Pemerikasaan laboratorium
    • Hb, leukosit, hiting jenis leukosit, laju endap darah
    • Glukosa darah puasa dan 2 jam sesudah makan
    • Urinalisis rutin, protenuria 24 jam, CCT ukur, kreatinin
    • SGPT, albumin/globulin
    • Kolesterol total, kolesterol LDL, kolesterol HDL, trigliserida,
    • A,C
    • Albuminuri mikro

    Pemeriksaan penunjang lain:
    EKG, foto toraks, funduskopi

    TERAPI
    Edukasi meliputi pemahaman tentang:
    Penyakit DM, makna dan perlunya pengendalian dan pemantauan Dm, penyulit Dm, intervensi farmakologis dan non- farmakologis, hipoglikemia, dan masalah khusus yang di hadapi, cara mengembangkan sistem pendukung dan mengajarkan keterampilan, cara menggunakan fasilitas perawatan kesehatan.

    Perencanaan makan
    Standar yang dianjurkan adalah makana dengan komposisi :
    Karbohidrat 60 – 70%, protein 10-15%, dan lemak 20- 25 %
    Jumlah kandungan kolesterol disarankan , 300 mg/hari. Diusahakan lemak berasal dari sumber asam lemak tidak jenuh (MUFA= mono unsaturated fatyi acid )dan mambatasi PUFA (poly unsaturated fatty acid ) dan asam lemak tak jenuh. Jumlah kandungan serat + 25 gr/hari, diutamakan serat larut.

    Jumlah kalori basal perhari:
    • Laki – laki: 30 kal/kg BB idaman
    • Wanita : 25 kal/kg BB idaman

    Penyesuaian ( terhadap kalori basal / hari ):
    • Status gizi:
    - BB gemuk -20%
    - BB lebih -10%
    - BB kurang - +20%
    • Umur . 40 tahum -5%
    • Stres metabolik ( infeksi, operasi,dll ) + ( 10 s/d 30 % )
    • Aktivitas
    - Ringan + 10%
    - Sedang + 20%
    - Berat + 30%
    • Hamil:
    - Trimester I, II +300kal
    - Trimester III +500kal

    Rumus Brosca:
    Berat badan idaman = ( tinggi Badan- 100 ) -10%
    Pria < 160 cm dan Wanita < 150 cm, tidak dikurangi 10% lagi
     BB kurang : < 90% BB idaman
    BB normal : 90 – 110 % BB idaman
    BB lebih : 110-120% BB idaman
    Gemuk : > 120 % BB idaman

    Latihan Jasmani
    Latihan jasmani sehari – hari dan latihan teratur ( 3-4 kali seminggu selama kurang lebih 30 menit), prnsip : continuous- Rythmical-interval-proggressive-Endurance
    Intervensi Farmakologis
    Obat Hipoglikemia oral (OHO):
    • pemicu sekresi insulin ( insulin seckretagogue): sulfonilurea, glinid
    • penambah sensitifitas terhadap insulin terhadap insulin : metfomin, tiazolindindiaon
    • penghambat absorpsi glukosa ; penghambat glukosidase alfa

    insulin
    indikasi
    • penurunan berat badan yang cepat
    • hiperglikemia berat yang disertai ketosis
    • ketoasidosis diabetik
    • hiperglikemia hiperosmolar non ketotik
    • gagal dengan kombinasi OHO dosis hampir maksimal
    • sters berat (infeki sistemik,operasi besar,IMA,strok)
    • kehamilan dengan Dm gestasional yang tidak terkendali dengan perencanaan makan
    • gangguan fungsi ginjal atau hati yang berat
    • kontraindikasi dan atau alergi terhadap OHO

    terapi kombinasi
    pemberian OHO maupun insulin selalu dimulai dengan dosis rendah ,untuk kemudian dinaikkan secara bertahap sesuai dengan respons kadar glukosa darah ,kalau dengan OHO tunggal sasaran kadar glukosa darah belum tercapai ,perlu kombinasi dua kelompok obat hipoglikemik oral yang berbeda mekanisme kerjanya .
    pengelola DM tipe 2 gemuk ;
    non-farmakologis  evaluasi 2-4 minggu ( sesuai keadaan klinis );
    sasaran tidak tercapai penekanan kembali tata laksana non-famakologis .
     evaluasi 2-4 minggu ( sesuai keadaan klinis )

    sasaran tidak tercapai ; + 1 macam OHO
    biguanid / penghambat glukosidase/glitazon
     evaluasi 2 – 4 minggu ( sesuai keadaan klinis ):
    sasaran tidak tercapai: kombinasi 2 macam OHO, antara:
    biguanid + penghambat glukosidase  / glitazon
     evaluasi 2 – 4 minggu ( sesuai keadaan klinis )
    sasaran tidak tercapai: kombinasi 3 macam OHO:
    biguanid + penghambat glukosidase /glitazon
    atau
    terapi kombinasi OHO siang hari + insulin malam
     evaluasi 2 – 4 minggu ( sesuai keadaan klinis )

    sasaran terapi kombinasi 3 OHO tidak tercapai :
    kombinasi 4 macam OHO:
    biguanid + penghambat glukosidase  + glitazon + secretagugoe
    atau
    terapi kombinasi OHO siang hari + insulin malam
     evaluasi 2 – minggu ( sesuai keadaan klinis ):
    sasaran kombinasi 4 OHO tidak tercapai:
    insulin
    atau
    terapi kombinasi OHO siang hari + insulin malam


    sasaran terapi kombinasi OHO + insulin tidak tercapai:
    insulin
    bila sasaran tercapi : teruskan terapi terakhir.
    Pengelolaan DM tipe 2 tidak gemuk:
    Non- farmakologis  evaluasi 2 – 4 minggu (sesuai keadaan klinis)

    Sasaran tidak tercapai: non-farmakologis + secretagugoe
     evaluasi 2 – 4 minggu ( sesuai kaeadaan klinis )

    sasaran tidak tercapai: kombinasi 2 macam OHO,antara:
    secretatogugoe + penghambat glukosidase  + biguanid/
    glitazon
     evaluasi 2 – 4 minggu (sesuai keadaan klinis)

    sasaran tidak tercapai: kombinasi 3 macam OHO:
    secretagogue+ penghambat glukosidase  + biguanid/
    glitazon, atau
    terapi kombinasi OHO siang hari + insulin malam
     evaluasi 2 – 4 minggu (sesuia keadaan klinis)

    sasaran terapi kombinasi 3 OHO tidak tercapai:
    kombinasi 4 macam OHO:
    secretagogue + penghambat glokosidase  + biguanid + glitazon, atau
    terapi kombinasi OHO siang hari + insulin malam
     evaluasi 2 – 4 minggu (sesuai keadaan klinis)

    sasaran terapi kombinasi 4 OHO tidak tercapai:
    insulin, atau:
    terapi kombinasi OHO siang hari + insulin malam

    sasaran terapi kombinasi OHO + insulin tidak tercapai:
    insulin

    bila sasaran tercapai: teruskan terapi terakhir
    penilaian hasil terapi
    :
    1. pemerikasaan glukosa darah
    2. pemerikasaan A1C
    3. pemeriksaan glukosa mandiri
    4. pemeriksaan glukosa urin
    5. penmentuan benda kriteria keton pengendalian DM (lihat tabel)

    Tabel: Kriteria Pengendalian DM
    Baik Sedang Buruk
    GD puasa (mg/dL) 80-109 110-125  126
    GD 2 jam pp (mg/dL) 80-144 145-179  180
    A,C (%) < 6,5 6,5-8 >8
    Kolesterol total ( mg/dL ) < 200 200-239  240
    Kolesterol LDL ( mg/dL ) < 100 100-129  130
    Kolesterol HDL ( mg/dL ) > 45
    Trigliserida ( mg/dL ) < 150 150 – 199  200
    IMT ( Kg/m² ) 185-22,9 23 – 25 > 25
    Tekanan darah tinggi ( mmHg ) < 130 / 80 130-140/80-90 > 140 /90


    KOMPLIKASI
    A. Akut :
    • ketoasidosis diabetik
    • Hiperosmolar non kitetik
    • Hiperglikemia
    B. Kronik:
    • Makroangiopati :
    - pembuluh koroner
    - Vaskilar perifer
    - Vaskular otak
    • Mikroangiopati :
    - Kapiler retina
    - Kapiler renal
    • Neoropati
    • Gabungan:
    - Kardiopati: penyakit jantung koroner, kardiomiopati
    • Rentan infeksi
    • Kaki diabetik
    • Disfungsi ereksi


    PROGNOSIS
    Dubia

    WEWENANG
    • RS pendidikan : dokter spesialis Penyakit Dalam dan PPDS Penyakit Dalam
    • RS non pendidikan : Dokter Spesialis Penyakit Dalam

    UNIT YANG MENANGANI
    • RS pendidikan : Departemen Ilmu Penyakit Dalam – Divisi Metabolik Endokologi
    • RS non Pendidikan: Bagian Ilmu Penyakit Dalam

    UNIT TERKAIT
    • RS Pendidikan : Departemen Ilmu Penyakit Dalam Divisi Ginjal – Hipertensi,Divisi kardiologi, dan bagian Neorologi, Patologi klinik, Mata dan Gizi
    • RS Non Pendidiakan : Bagian Neorologi, patologi klinik, Mata Dan Gizi


    Read More......

    Comments (0) | Kamis, 05 November 2009

    YA AMPUN!!!

    ya Tuhan !! cobaan apa lagi yang engkau beri??
    setelah kau beri UTS pada ku..
    kini kau uji aku dengan PBL..
    ya ampun !!

    sekarang aku lagi bingung nii..
    cari apa hubungan atau korelasi antara hidung dengan lidah :(
    apa hayo jawabannya ??
    ada yg bisa bantu nggak ??
    ya ampun !! 
    tobat,, tobat,, tobat,,

    aku udah nyari di semua sektor..
    dasarnya aku yg bego atau aku nya aja yg gag tau apa2..
    hahahaha
    sama aja dink..
    intinya : AKU NGGAK BISA
    hahahaha

    dari pada bete nyari literatur, mending bobok ahh..
    tapi ngedit blog ayank dulu aja ahh !!
    hihihihi
     jadi kangen nih ma dia :P
    si dia lagi apa ya kira-kira..
    hemm !!


    Read More......